Friday, June 23, 2017

Maraup Puluhan Juta dari Bisnis Dropship Fashion

Bisnis dropship memang beberapa tahun terakhir booming. Tidak bisa dinalar memang, keuntungan dropshiper kadang lebih besar dari produsen. Salah satu yang saya soroti bisnis dropship pakaian terutama fashion cewek dan fashion muslim.

Bisnis skema dropship ini secara tradisional disebut makelar. Jadi, anda pajang produk di lapak anda, pembeli kontak anda untuk membeli salah satu produk misal harga Rp150 ribu. Pembeli transfer ke rekening anda atau melalui pihak ketiga kalau pakai market place (Tokopedia, Bukalapak, Shopee). Anda kontak ke suplayer, membayar harga dan ongkir ke suplayer misal harga Rp50 ribu dan ongkir Rp25 ribu, jadi Rp75 ribu. Saat transaksi selelsai anda untung Rp75 ribu tanpa stok barang.






Saya bertemu langsung dengan pelaku bisnis dropship yang mengaku justru tidak terancam dengan market place (Tokopedia, Bukalapak, Shopee). Ia mengaku bahkan mulai merintis usahanya dari Shopee. Awalnya, iseng saja, mendapat satu dua orderan baju, langsung kontak ke toko lalu bayar jasa penjemput yang sekaligus tukang packing barang.

Setiap satu potong baju, ambil untung Rp20 ribu saja. Itu sudah dipotong jasa penjemput dan packing barang Rp3 ribu dan ongkir di JNE. Dulu di awal-awal, ia hanya bisa menjual 1-2 baju sehari. Saat ini, ia bisa menjual 30-50 potong baju per hari.

Artinya 30 x 20.000: Rp600 ribu per hari minimal hanya dengan mantengin smartphone. Sampai-sampai, ia membayar admin untuk upload baju-baju baru di market place Shopee. Ownernya hanya membalas pesan-pesan di WA dan fasilitas chat Shopee.

Market tidak pernah libur, sebab jika dulu Minggu tidak bisa kirim barang, sekarang sudah ada J&T cargo yang mau kirim barang di tanggal merah. Namun bisnis dropship ini bukan mudah. Merintis di awal ini yang sulit.

Layaknya semua bisnis online, lapak itu layaknya website. Supaya bisa dipantau banyak pembeli, SEO di market place ini sedikit unik. Teman saya itu membagi tips, ia terus update produk everyday. Ada jalur singkat yang bisa ditempuh, dengan promote push membayar sejumlah uang agar market place tempat lapak kita menampilkan iklan kita di atas.

Namun itu bukan jaminan, cara terbaik adalah memanfaatkan customer yang juga reseller di daerah. Mereka umumnya pemilik toko baju di daerah-daerah yang dulunya kulakan langsung ke Tanah Abang. Nah, para reseller yang biasa kulakan manual ke Tanah Abang inilah yang diambil para dropshiper. Tertarik bisnis dropship? Silahkan dicoba....

0 comments:

Post a Comment

Chimpanzee Smiling
@kandilsasmita. Powered by Blogger.